Sultan Rohidin P VIII: Ingatkan Pemimpin Dunia Hentikan Pembodohan Rakyat

PWRIonline.com

Phoenix adalah penjamin pemberi dan lisensi seluruh mata uang Negara – Negara di Dunia. Kenapa setiap Negara tidak ada yang mampu membayar Hutang Negaranya ,setiap tahun hutang bertambah padahal semua Negara dan rakyatnya punya penghasilan dan pekerjaan yang menghasilkan padahal uang digudang Bank Central masing – masing Negara bertumpuk dan banyak faktanya semua Negara tidak bisa melunasi hutangnya, terkait hal ini semua Pemimpin Negara harus sadar ada sebab pasti ada akibat.

Menurut Sultan ROHIDIN PATRAKUSUMAH VIII . Selaco International Federation (SIF), melalui rilis yang diterima redaksi Senin 31/12/2018, mengatakan ,” Dalam hal ini saya mengingatkan kepada semua Pemimpin Dunia hentikan sandiwara Moneter, hentikan konspirasi,  hentikan membodohi rakyat, hentikan penguasaan atas milik oranglain, hentikan menekan dan mengkriminalisasi Negara- Negara yang dianggap lema, hentikan penjajahan politik alasan apapun untuk merusak bumi dengan berbagai alasan hanya sekedar nilai uang yang kalian butuhkan untuk mengisi roda Pemerintahan di Negara masing-masing saya yakin semua Negara tidak akan kekurangan keuangan andai semua Negara melaksanakan aturan keuangan sesuai aturan yang benar sesuai ketetapan hukum tetap, semua Negara tinggal membenahi devisanya masing- masing kembalikan pada payung hukum yang benar sesuai hukum tetap dan ketetapan hukum.

Himbaunya, ditambahkan Sultan Rohidin  mengatakan , saat ini untuk pembenahan keuangan yang baik dan benar tinggal semua Negara mengembalikan pertangung jawaban keuangan kegrantor kerekening opsyur yang ada di Bank Central masing – masing atas nama Mr. Bambang Utomo pemilik 7 rekening UBS yang digunakan semua Negara untuk melakukan treding .

Selanjutnya setelah pengembalian pertangungjawaban maka semua Negara akan mendapat Standing instruction (SI),  sebagai dasar ijin cetak uang dan regulasi artinya setelah mendapatkan SI dari manajemen grantor semua keuangan yang ada di Bank Central masing -masing dapat digunakan dan apabila dianggap kurang semua Negara dapat mencetak sesuai kebutuhan untuk mengisi roda pemerintahan masing – masing .

Lebih Lanjut  Sultan Rohidin mengatakan Jujur saja sepengetahuan saya bahwa siapapun Negara manapun yang melakukan investasi ke Negara lain terlepas agrimen yang dibuat antar Negara pada dasarnya menurut grantor itu semua uang milik phoenik yang diedarkan tanpa ijin pemilik yaitu Mr . Bambang Utomo. Maka dalam hal ini demi perbaikan Keuangan Dunia solusinya hanya pengembalian pertangungjawaban kepada pemilik dan minta ijin untuk penggunaan, artinya hutang semua Negara bukan antar Negara tetapi semua Negara berhutang kepada grantor.

Silahkan audit asal usul keuangannya, yang baik dan benar terlepas bersumber dari Bank Central mana saja.

Asal usul uang tersebut semua menurut Sultan Selaco bersumber dari phoenix artinya yang bisa mengeluarkan pertimbangan pengampunan hutang hanyalah grantor tanpa politik , karna bagi grantor tidak ada kepentingan menguasai salah satu Negara. Yang ada adalah pemberi dan penjamin suatu Negara untuk memberi alat tukar dan menghidupi roda Pemerintahan dan rakyatnya untuk merawat buminya masing – masing sesuai tritorial masing masing. jelas Sultan Rohidin.

Negara harus teliti dengan baik dan benar , semua harus menyadari bahwa semua uang adalah milik grantor yang dipergunakan dan diijinkan sebagai alat tukar di Negara – Negara sesuai lesensi yang didapat berdasarkan pengajuan Negaranya.

Contoh Dolar Amerika itu adalah alat tukar yang diberikan ijin untuk Amerika hanya kelebihannya, dolar tersebut dijadikan alat tukar kebijakan Dunia sebagai Devisa dan jaminan suatu Negara mencetak alat tukarnya sendiri .

Masih menurut Sultan , Coba kalian teliti kalau Dolar itu milik Amerika kenapa Amerika tidak bisa membayar hutang negaranya padahal FED juga sebagai Bank Central Amerika kenapa Amerika tidak dapat memerintahkan FED untuk melunaskan hutangnya disinilah semua Negara harus menyadari tentang peran penting grantor sebagai pemilik otoritas dibidang keuangan sebagai owner untuk semua Negara maka dalam hal ini saya minta hentikan sandiwara saling menunjukan taring kekuatan, ingat Dunia ini sudah tua renta hentikan pertengkaran dan perang perang itu , apa gunanya?!, Begitu juga IMF sebagai kontrol regulasi seluruh mata uang harus tegas mata uang yang mana yang layak edar atau tidak layak edar, harus tegas jalankan sesuai poksi dan otoritas begitu juga dengan semua institusi hukum dunia.

Mari kita jalankan aturan yang benar, bersihkan dari politik konspirasi. Tindak tegas tanpa pandang bulu pangkat ataupun jabatan setiap konspirator yang menyalahi aturan hukum . Sesuai visi misi PBB dalam rangka merawat perdamaian dunia dan saya pun sebagai wakil dari grantor akan melakukan kewajiban untuk mengisi dan memberi menjamin legalitas lisensi keuangan untuk mengisi semua Negara dengan baik dan benar tanpa politik dan taati aturan hukum keuangan, tegas dia.

Dalam hal ini lanjut lanjut Sultan, tidak boleh digunakan untuk kepentingan partai politik jual beli senjata membantu gerakan kekacauan disebuah negara atau digunakan untuk gerakan kriminal sparatis membantu pemberontakan sebuah Negara. Semua permasalahan selesaikan dengan hukum dan dimeja perundingan, karna kita semua sepakat hukum adalah panglima .

Ditekankan Sultan Rohidin, dirinya minta semua Negara menyadari, juga semua pemimpin dunia mari kita sama – sama menjalankan hukum yang baik dan benar sesuai ketetapan hukum dan hukum tetap yang berlaku kita” REKONTRUKSI”, semua sistem yang salah mari satukan pemahaman demi perdamaian dan kesejahteraan semua isi Bumi atau semua Negara di Dunia.

Terimakasih.pungkasnya .Opini Rekonstruksi Ekonomi Dunia oleh Raden Sultan ROHIDIN PATRA KUSUMAH VIII Kesultanan SELA CAU TUNGGUL RAHAYU SELACO INTERNASIONAL FEDERATION

(Sumber: LiterasiIndonesiaNews/Laporan RahmatLDN/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.