Presiden Jokowi: Yang Antek Aseng Yang Mana? Kalau Dibalik Ya

PWRIonline.con

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menepis tuduhan mengenai dirinya “antek aseng” alias lebih condong ke Tiongkok selama menjabat presiden.

Hal tersebut diungkapkan dalam pidatonya di acara deklarasi pendukung Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Repnas, di Hotel Fairmont, Jakarta Pusat, Sabtu (3/11/2018).

Presiden Jokowi mengatakan , tenaga kerja China di Indonesia ada 24.000. Hati -hati, jangan ada lagi yang bilang 10 juta. Tenaga kerja Indonesia di China sendiri ada 80.000. Belum ditambah di Hong Kong dan Taiwan. Mungkin ada 200.000-an, Tutur Presiden Jokowi.

Lanjutnya Presiden Jokowi mengatakan, lalu yang antek aseng yang mana? Kalau dibalik ya, tenaga kerja Indonesia di sana lebih banyak. Berarti mereka yang di sana yang antek-antek Indonesia, kalau bicara antek-antekan, Kata Presiden Jokowi.

Lebih Lanjut Lagi Presiden Jokowi memaparkan, bahwa isu 10 juta tenaga kerja asal China menyerbu Indonesia itu berawal dari perkembangan ekonomi negara tirai bambu itu yang meningkat pesat dalam beberapa tahun terakhir,tutur Presiden Jokowi.

Sambungnya Presiden Jokowi, dampaknya, 180 juta warga Tiongkok berlibur ke penjuru dunia setiap tahunnya.

“Lalu saya bertanya-tanya, kita (Indonesia) apa enggak bisa dapat (sebagai tujuan turis China)? Saya minta dong ke Presiden Xi Jinping, minta 10 juta,” papar Jokowi.

“Nah, lanjutnya Presiden Jokowi sejak saat itulah dipelintir, masuklah itu isu 10 juta tenaga kerja Tiongkok masuk di Indonesia. Padahal, secara keseluruhan, tenaga kerja asing di Indonesia kecil sekali, hanya 1 persen,” Tegas Presiden Jokowi.

(Reymond)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.