Pelatihan Penataan Akustik & Sound Systems Masjid

Kualitas tata suara di dalam maupun di sekitar area masjid sangatlah penting diperhatikan. Pada saat khutbah, kajian, diskusi dan shalat berjamaah, suara yang tidak jelas, atau samar artikulasinya dapat menyebabkan kesalahan informasi, membuat jamaah tidak mengerti apa yang disampaikan. Alih-alih mampu memahami pesan imam/khatib/pembicara, jamaah malah sibuk berkonsentrasi untuk dapat menangkap kejelasan suara. Bahkan lebih buruk lagi, bisa jadi jamaah tertidur atau meninggalkan acara.

Selama ini, pelatihan akustik dan tata suara (sound system) cenderung lebih menekankan pada teori atau konsep-konsep pengelolaan tata suara yang baik. Kelemahan pendekatan ini adalah para pengurus masjid (marbot/DKM) belum dapat secara langsung menurunkan konsep-konsep tersebut menjadi langkah-langkah perbaikan kualitas tata suara di masjid masing-masing. Disamping itu, kebutuhan atau kondisi tiap masjid biasanya berbeda-beda sehingga terjadi gap antara konsep dengan realitas yang ditemui para marbot di lapangan.

Oleh karena itu, Muslim Bikers United bekerjasama dengan Masjid Salman ITB dan PUSDAI Jabar, mengadakan Pelatihan Penataan Akustik & Sound Systems Masjid. Pelatihan ini bertujuan memberikan panduan yang mudah dan sederhana bagi para pengurus masjid agar dapat menerapkan konsep penataan suara yang baik dan berkualitas.

Acara yang diadakan pada hari Sabtu, 19 Januari 2019, Jam 09:00 – 15:00 bertempat di  ruang Seminar PUSDAI Jawa Barat , Jalan Diponegoro 63, Kota Bandung ini di hadiri oleh ratusan peserta yang datang dari berbagai daerah.

Dengan Nara sumber nya adalah , Joko Sarwono, Ph.D., Dosen Teknik Fisika ITB dengan materi “Memahami Akustik pada Masjid dan Menangani Persoalannya”

Eep S. Maqdir, Fisika ITB, Konsultan Audio Visual dengan materi “Merancang dan Menata Sound Systems Masjid”

Esony Indra, X9 Pro Audio, Praktisi Audio Profesional dengan meteri “Memilih Loudspeaker dan Amplifier yang Tepat untuk Masjid”

Ini adalah acara yang sudah ke dua kali nya diadakan.ujar Eep S. Maqdir menutup keterangannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.