Panglima LMP Daenk Jamal Ingatkan Kepada Adek Erfil Manurung dan Ukur Purba Tidak Mempropokasi

PWRIONLINE.COM

Markas Bersar Laskar Merah Putih (Mabes LMP) Pimpinan Ketua Umum H.M Arsyad Cannu , mengadakan siaran Pers yang oleh Panglima Mabes LMP Daenk Jamal atas pelucutan pakaian Loreng LMP oleh oknum LMP yang mengatas namakan pimpinan Adek Erfil Manurung bertempat di Makas Bina Bangsa bertempat di Kabupaten Bekasi.Minggu (22/11/2020).

Dalam Siaran Pers Panglima Daenk Jamal bertempat di Markas Besar Lakar Merah Putih jl.Dr Muwari I No.27 Grogol Jakarta Barat Senin (23/11/2020). Menyatakan tindakan persikusi dan intimidasi oleh oknum Sekelompok Terhadap anggota Laskar merah.

Dalam siaran Pers Panglima Daenk Jamal menyangkan atas tindakan Persikusi dan intimidasi oleh sekelompok oknum LMP yang mengatas namakan pimpinan Adek Manurung tethadap anggota LMP Pimpinan Ketum H.M Arsyad Cannu.

Saudara – saudaraku laskar merah putih di seluruh indonesia bahwa kita semua mengetahui bahwa proses adminitrasi di Kemenkumham masih masih Berjalan.

Mari kita sama- sama menghormati proses tersebut kalaupun kalaupun ada pihak pihak lain yang mengaku bahwa mereka yang paling sah itu adalah tindakan tidak benar; karena saudara H.Adek Erfil Manuring sudah di berhentikan oleh Majelis Tinggi Dewan Pendiri pada tahun 2019 yang lalu.

Untuk itu saya ingatkan kepada saudara Adek Erfil Manurung dan saudara Ukur Purba agar tidak terus menerus mempropokasi kami anggota kami karena kami cukup bersabar dan kami sangat menghormati proses hukum yang sedang berjalan.

Karena kami sangat mencintai oranisasi laskar merah putih dengan sepenuh hati, tapi bukan dengan cara- cara kekerasan atau sikap intimidasi prilaku yang tidak terpuji seperti saudara lakukan dengan tujuan kekuasaan.

Jadi tolong kita sama- sama saling menghormati dan menghsrgai proses hukum yang sedang berjala, jika saudara Adek Erfil Manurung dan Ukur Purba tidah mengindahkan yang saya sampaikan ini maka kami akan lakukan tindakan hukum terhadap sikap dan prilaku anda.

Kami diam bukan berarti kami tidak berbuat apa- apa, kami diam karena kami cinta NKRI.Kalian jangan pernah nama besar laskar merah putih dengan tindakan premanisme, demikian peryataan ini saya sampaikan untuk dapat di pahami dan dan di mengerti.

Kami diam bukan berarti kami tidak berbuat apa- apa, kami diam karena kami cinta NKRI.Kalian jangan pernah nama besar laskar merah putih dengan tindakan premanisme, demikian peryataan ini saya sampaikan untuk dapat di pahami dan dan di mengerti.

Wasaalamuallaikum warrohmatullahiwabarrokatuh.

( Raymond)