Musda DPD II Golkar Kabupaten Bangka Barat hari ini bikin kecewa kader partai

MUNTOK, Mantan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bangka Barat tidak dilibatkan dalam kegiatan musyawarah daerah yang digelar Sabtu (22/08/2020).”Kita tidak diajak”, kemarin itu sempat dipanggil bahwa dalam pleno katanya diganti.Tapi suratnya tidak saya terima,ungkap Robin. Saat dihubungi via ponselnya,Robin mengatakan bahwa hari ini ada Musda Kabupaten/Kota Partai Golkar Bangka Belitung yang dilaksanakan di Kabupaten Bangka dan Kota Pangkalpinang.

Robin menuturkan dirinya sempat mempertanyakan dasar hukum dirinya di Plt dan jawaban yang di terima hanya untuk percepatan jelang Pilkada.”Karena masalah Pilkada ini makanya semua keabsahan DPD di revisi.Bangka Tengah memang benar,kan karena yang sebelumnya Plt, mungkin Plt nya sudah habis.Bangka Selatan tidak di Plt dan Bangka Barat kami masih berlaku masa pengurusan sampai bulan Desember.

Ditambahkan Robin, dirinya diganti oleh Heryawandi sebagai Plt dan mempertanyakan dasarnya saya di Plt itu apa . “Sekarang peserta Musdanya siapa? Bangka Barat kan ada PKD nya.mereka tidak bisa jawab.Serta tidak menghadirkan PK kita juga.Pertanyaan kami, peserta musdanya dari mana?,” tutur Robin.

“Undangan itu dikabarkan via wa tanggal 19 agustus 2020 ttg kesiapan mau musda, tgl 20 agustus langsung pleno menetapkan PLT dan tgl 22 agustus musda,sunggus sesuatu yang tidak wajar,dalam waktu pleno tanggal 20, tanggal 22 sudah musda. Robin menyebutkan dengan terpilihnya Deddi Wijaya adalah sebuah kejanggalan dan TIDAK SAH SECARA KONSTITUSI dan AD/ART PARTAI.

“Kami menilai tidak sah musdanya karena SK kami masih berlaku.Kami hanya menanyakan dan kami menghormati keputusan partai. tetapi keputusan yang seperti apa? Kalau yang benar ya kita dukung tapi kalau yang tidak benar ya kita pertanyakan,” ucapnya.

Dari kondisi ini Robin yang akrab disapa Chong-Chong mengatakan orang-orang dibawahnya tidak bisa menerima karena tidak merasa dihargai sebagai kader yang sudah memperjuangkan keabsahan Golkar Bangka Barat. “Selama ini mereka sudah berjuang di partai Golkar ini, kemarin sudah ikut pemilu,ternyata di hari ini mereka tidak dianggap. Katanya Partai Golkar demokratis, kok seperti ini,” ungkap Robin.┬áhasil Musda kali ini membuat pengurus dibawah kepemimpinannya kecewa, dirinya hanya akan mendukung keputusan partai yang BENAR.

“Yang fair lah,,kasihan kader yang dibawah yang selama ini sudah bekerja keras dan berjuang untuk Partai Golkar di Bangka Barat. suksesnya Proses Seleksi Sipol KPUD sehingga partai golkar lolos ikut pemilu dari kader partai pimpinan Robin dgn mengumpulkan 1800 KTP + KTA pada waktu itu,maka atas insiden hari ini,kami para kader merasa kecewa terpukul dan terhina atas tindakan pimpinan partai golkar provinsi dibawah komando BPJ saat ini.Musda yang katanya SAH tetapi tidak melibatkan pengurus yang SAH.

Robin juga mengatakan belum bisa menentukan apakah akan melakukan gugatan yang artinya ini akan mengundang perpecahan kader.dirinya akan melihat terlebih dahulu perkembangan evoria dampak dari musda ini,imbuhnya. (Ricky Eris)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.