HUT 114, BBRSPDI Kartini di Temanggung Resmikan Ramp dan Mural

PWRIonline.com

Temanggung – Kepala Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BBRSPDI) “Kartini” Temanggung, Murhardjani meresmikan fasilitas _ramp_ aksesibilitas bagi penyandang disabililitas fisik di BBRSPDI Kartini Temanggung.

Dalam sambutannya Murhardjani mengatakan fasilitas  ramp aksesibilitas merupakan bagian dari kampanye kepedulian terhadap perlunya aksesibilitas bagi disabililitas fisik.

Ramp adalah jalur sirkulasi yang memiliki bidang dengan kemiringan tertentu, sebagai alternatif bagi orang yang tidak dapat menggunakan tangga.

“BBRSPDI merupakan lembaga yang perlu memberikan edukasi dan contoh bagi lembaga lain untuk penyediaan aksesibilitas bagi disabililitas” kata Murhardjani dalam sambutan di acara peresmian  ramp aksesibilitas, Selasa (18/09).

Murhardjani menyebut selain penambahan fasilitas ramp aksebilitas BBRSPDI juga meresmikan mural pada  underpass yang merupakan penghubung antara gedung asrama dan pendidikan yang terpisah jalan raya yaitu jalan Kartini.

“Sebelumnya meski sudah ada  underpass anak-anak penyandang disabililitas intelektual jarang menggunakan, tapi dengan adanya mural ini diharapkan kesan  underpas jadi lebih menyenangkan” kata dia.

Aneka gambar mural terlihat sangat menarik, tamu undangan yang menghadiri acara peresmian antusias berswafoto. Selain gambar bertema alam dan semangat belajar, salah satu dinding bergambar tiga dimensi (3D) menjadi spot foto favorit para pengunjung dan tamu undangan.

Salah satu tamu undangan, Basuki (60 th) mengungkapkan apresiasi nya. “Serasa sebuah taman ya, bagus. Membuat yang lewat disitu jadi merasa nyaman dan seneng. Saya yakin anak anak akan lebih senang menggunakan underpas sebagai sarana menyeberang” ungkapnya.

Acara peresmian  ramp aksesibilitas dan mural  underpass BBRSPDI merupakan puncak rangkaian acara hari ulang tahun BBRSPDI yang ke 114.

Murhardjani juga menyampaikan Kementerian Sosial Republik Indonesia mengganti nama lembaga yang didirikan oleh Keluarga Grafstaal ini dengan Balai Besar Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Intelektual (BBRSPDI) Kartini di Temanggung melalui Peraturan Menteri Sosial No. 18 Tahun 2018 yang sebelumnya bernama Balai Besar Rehabilitasi Sosial Bina Grahita (BBRSBG).

Balai Besar yang memiliki sasaran pelayanan dengan fokus utama untuk meningkatkan keberfungsian sosial dan kemandirian penyandang disabilitas intelektual agar mampu berperan serta aktif dalam pembangunan ini merupakan UPT dari Kementerian Sosial.

Murhardjani menjelaskan, pada tahun ini program yang diberikan BBRSPDI Kartini di Temanggung antara lain program regular sebanyak 150 penerima manfaat dari 12 provinsi dan  day care 10 penerima manfaat.

Selain itu, program Rehabilitasi Sosial Berbasis Keluarga sebanyak 355 orang penerima manfaat dari 9 lokasi kabupaten dan program rehabilitasi sosial berbasis masyarakat Sheltered Workshop Peduli_ sebanyak 125 penerima manfaat dari 4 lokasi kabupaten serta replikasi  Sheltered Workshop Peduli di Wonosobo, Blitar dan Situbondo.

Jenis pelayanan yang diberikan adalah bimbingan fisik, mental, sosial, bimbingan keterampilan, kewirausahaan/menyalurkan pada dunia usaha,” terangnya.

Dalam acara puncak hari ulang tahun kali ini, BBRSPDI juga melepaskan balon berhadiah. “warga yang menemukan bisa dapat hadiahnya,” pungkasnya.

(Nurul Farida)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.