BNNP DKI Jakarta dan Satpol PP Gerebek Diskotek THM Old City, 52 Pengunjung Diamankan

PWRIonline.com

Jakarta – Tempat Hiburan Malam (THM) Diskotek Old City digerebek Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) DKI Jakarta dibantu Satpol PP DKI Jakarta, Minggu (21/10/2018) dini hari. Dari tempat itu petugas mengamankan empat butir ekstasi tak bertuan.

Petugas mengamankan 52 orang pengunjung Diskotek Old City Jakbar, di antaranya 19 wanita positif konsumsi narkoba. Kabid  BNNP DKI Jakarta, AKBP Maria Shuruli mengatakan mereka yang diamankan kebanyakan mengkonsumi ekstasi dan sabu, hal ini dibuktikan dengan tes urine yang mengandung metaphetamine dan amphetamine.

“Saat ini 52 orang itu masih dilakukan pendataan, kami masih melakukan pemeriksaan,” kata AKBP Maria, ketika dikonfirmasi.

Narkoba di DiskotekTHM Old City yang berlokasi di Kalibesar Barat, Roa Malaka, Tambora, Jakarta Barat ini bukanlah kali pertama terlibat narkoba. Sebelumnya di bulan April 2018, seorang pengunjung, Franky Bata, mengaku mengkonsumsi ekstasi di kawasan itu. Hal itu diungkap saat Sat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat mengamankan dirinya karena kasus pemukulan.

AKBP Maria mengatakan  masih menyelidiki kasus ini, AKBP Maria belum mendapati pasti empat butir ekstasi yang ditemukan pihaknya, ada keterlibatan manajeman. Sebab dari penyidikan sementara, pihak manajeman tidak mengetahui ekstasi itu. Mereka bilang tidak mungkin kami mengedarkan. Beresiko tinggi untuk ditutup, papar  AKBP Maria.

Lanjutnya AKBP Maria memaparkan terungkapnya empat ekstasi itu di dapat setelah pihaknya yang membawa serta anjing K-9 menelusuri diskotik tersebut. Dari penelusurannya, AKBP Maria mendapati bahwa narkoba tergeletak di diskotik di lantai dua. Kala itu, anjing k-9 mengendus dan menggonggong, lalu mengarahkan petugas ke tempat ekstasi. Yang jelas kami masih menelusuri,pungkas AKBP Maria.

Sebelumnya, puluhan pengunjung Diskotek Old City Jakbar terciduk aparat BNNP DKI Jakarta karena terbukti positif menggunakan narkoba jenis ekstasi dan shabu-shabu. Para pengunjung yang terjaring dalam operasi tempat hiburan malam yang dilaksanakan pada Minggu pukul 01.00-04.00 WIB. Petugas mengerahkan anjing pelacak (K9) dan menemukan barang bukti empat butir pil ekstasi tanpa pemilik.

Sementara ini, pihak BNNP Provinsi DKI Jakarta akan melakukan penyelidikan untuk menangkap penjual narkoba untuk para tamu diskotek serta surat persetujuan penutupan diskotek.

Kepala Satuan Polisi Pramong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta, Yani Wahyu Purwoko menegaskan akan menutup Diskotek Old City, Jakarta Barat terkait penggunaan narkoba oleh pengunjungnya. Kalau terbukti melanggar Pergub nomor 18 tahun 2018 tentang penyelenggaraan usaha wisata DKI Jakarta ya kita akan tutup permanen karena pemilik usaha dinilai lalai,  Papar Yani Minggu (21/10).

Lanjunya Yani mengatakan para pengusaha hiburan malam seharusnya berkomitmen untuk mencegah terjadinya kegiatan narkoba, prostitusi, dan perjudian. Selain temuan lapangan, temuan ketiga hal tersebut berdasarkan razia, laporan masyarakat, dan media. Kemungkinan untuk penutupan diskotek sudah 90 persen, papar Yani.

Pihak Satpol PP DKI Jakarta telah berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) DKI Jakarta dan tinggal menunggu persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan untuk menutup Diskotek Old City.

(Reymond)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.