KNPI, PP dan LMP Gelar Konser Penggalangan Dana Peduli Gempa Cianjur, di Depan Kantor PDAM Tarumajaya

PWRIONLINE.COM

Bekasi- di Kabupaten bekasi, Jawa Barat melakukan penggalangan dana untuk korban gempa Cianjur, Jawa Barat. Penggalangan dana yang dilakukan para Musisi Tarumajaya tersebut melalui sebuah konser yang digelar di jalan raya tarumajaya, tepatnya depan kantor PDAM, Jawa Barat
Konser penggalangan dana untuk para korban gempa Cianjur sendiri diberi Musisi Tarumajaya Cianjur yang digelar, musik ini, menampilkan Musisi Tarumajaya lokal asal Kabupaten bekasi. Minggu 4/12/22.

“Untuk kali ini kita menggelar konser kedua konser amal untuk Cianjur. Jadi fokusnya kita menggalang dana, untuk korban gempa bumi di Cianjur. Susunan acara konser dimulai dari jam 12:00 siang sampai jam 23 malam. Kita berkerja sama dengan musisi tarmuajaya lokal sekitar.

Ia mengaku, konser ini sendiri turut melibatkan komunitas-komunitas dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), Pemuda Pancasila (PP) dan Laskar Merah Putih (LMP) setempat. Ia mengatakan dalam konser itu pihaknya juga mengecrek hingga dari warung ke warung barang-barang.
“Yang terlibat itu dari komunitas, Musisi Musisi Tarumajaya setempat dan juga temen temen ormas. 

Musik Silaturasa For Cianjur istimewa ia melanjutkan, nantinya uang donasi yang terkumpul akan segera disalurkan untuk para korban terdampak gempa Cianjur. Pihaknya, kata dia, akan langsung turun ke lapangan membuka dapur umum dan memberikan trauma healing bagi para korban gempa.

“Siapapun yang ingin ikut serta ke Cianjur membuka bantuan berupa baju layak pakai untuk anak- anak dan orang dewasa disana, mungkin secara itu kita menyampaikan donasinya, turun langsung ke lapangan,” beber dia.

Dengan demikian, ia berharap, agar bantuan yang diberikan kepada para korban gempa Cianjur dapat membantu dan meringan beban yang saat ini mereka alami.
Ia juga ingin agar para korban terdampak gempa Cianjur dapat segera kembali mendapatkan kehidupan yang normal.

Hal ini kata dia, lantaran dari informasi yang didapat para korban masih jauh dari tempat tinggal yang layak.
“Karena informasi yang kita dapat ini, tempat tinggal mereka masih di tenda tenda, dapurnya pun masih sangat terbatas, mungkin toilet nya pun masih sangat terbatas. Saya pribadi ingin mereka terlepas hilang dari tragedi gempa, biar mereka mendapatkan kehidupa yang layak dan normal lagi,” pungkas, Kuro

(Reymond)