Ormas PP PAC dan LMP MAC Layangkan Surat Ke Camat Tarumajaya Soal Proyek Pengurugan Tanah yang Meresahkan Warga

PWRIONLINE.COM

Bekasi– Keberadaan proyek pengurugan tanah di sebuah lahan seluas 5 Hektare yang berletak di Desa Pantai Makumur Kecamatan Tarumajaya, berdampak kotornya jalan dan resah warga. Aktivitas yang berjalan kurang lebih 1 bulan tersebut, membuat sepanjang jalan kotor dan ngebul seperti depan kantor desa Segara Makmur hingga sepanjang jalan hingga sampai depan PT.Pembangkit Jawa Bali (PJB) Muara Tawar. Minggu 27/11/22

“Hal ini membuat 0rmas Pemuda Pancasila geram dengan ulah pengusaha, Menurut Bagus, Hal ini tidak bisa di biarkan begitu saja, kami sebagai kontrososial punya tangung jawab dan wewenang untuk menegur pengusaha yang nakal dan menyurati muspika setempat di antaranya Camat Tarumajaya.
“Segera dicek ke lokasi tersebut singkatnya.
Sebelumnya, Pinin yang kerap di Sapa Bang Johan (37) mengeluhkan hal ini.

Pasalnya keberadaan proyek tersebut, sepanjang jalan mendadak kotor bececer tanah galian, dan dirasa menganggu kenyamanan.
“Kacau bikin jalan kotor dan ngebul. Bahayanya kalau hujan, pasti licin dan mengancam pengguna jalan,” kata Bang Johan (37) warga setempat.
Iapun berharap, pemerintah untuk mengambil langkah tegas untuk menegur pemilik proyek tersebut, agar dampak yang ditimbulkan tidak melebar.
“Harus ditegur itu, perhatikan dampak jalannya. Karena saat ini sudah banyak anak yang masuk sekolah yang berlalu lalang dijalan,” tutupnya.

“Dengan Hal tersebut Ketua Pemuda Pancasila (PP) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Tarumajaya, di dampingi Raymond dari 0rmas Laskar Merah Putih (LMP) Markas Anak Cabang (MAC) Tarumajaya Kabupaten Bekasi, Menemui dan bersurat kepada, Dede Mauludin HS.SSTP.MM selaku Camat Tarumajaya yang isinya terdapat 6 poin, Diantaranya :

  1. Surat keberatan terhadap proyek pengurugan yang tidak beretika sama sekali dan sangat meresahkan masyarakat Tarumajaya.
  2. Banyak pelanggaran yang dilakukan oleh pelaku pengurugan mulai dari Jam operasional tidak beraturan sampai dengan armada yang digunakan kami duga tidak layak jalan. Hal ini harus dibuktikan dengan hasil uji KIR yang kebanyakan sudah kadaluarsa.
  3. Potensi kerusakan jalan yang sangat besar, harus ada kontribusi dari kontraktor proyek tersebut.
  4. Mendorong Camat agar bersikap tegas terhadap kontraktor dan menghentikan sementara proyek pengurugan tersebut sampai ada kesepakatan yang diminta oleh masyarakat Tarumajaya.
  5. Keselamatan dan kesehatan masyarakat Tarumajaya diatas segalanya. Banyaknya insiden yang terjadi seharusnya menjadi pembelajaran bagi pemangku kebijakan. Camat Tarumajaya harus bertanggung jawab penuh apabila terjadi hal-hal yang sangat merugikan masyarakat Tarumajaya jika ada pembiaran terhadap proyek pengurugan tersebut.
  6. Apabila semua hal diatas tidak direspon dengan cepat maka kami Pimpinan Anak Cabang Pemuda Pancasila Kecamatan Tarumajaya bersama gabungan ormas LMP, Pejuang Siliwangi, BPPKB Banten dan Jakaka Nusatara akan turun ke jalan untuk memutar balik semua armada proyek pengurugan yang melintas, “Pungkas Bagus.

(Raymond)