KemenLHK Siti Nurbaya Serentak 33 Kecamatan Lakukan DAS Ciliwung Lakukan Bersih Sampah 36 Titik

PWRIonline.com

Bogor – Dalam rangka kegiatan Bebersih Ciliwung 2019 Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya menggalang kebersamaan untuk turun ke sungai mulai dari hulu hingga hilir secara serentak di 33 Kecamatan di sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung dengan 36 titik lokasi Bebersih Sampah yang di ikuti oleh 8000 peserta. Minggu ( 23/06).

Kegiatan ini bertujuan untuk kampanye, mengedukasi, serta pengenalan kepada perusahaan di sekitar DAS Ciliwung supaya berpartisipasi aktif dalam perlindungan dan pengelolaan ekosistem DAS Ciliwung. Dan sebagai bentuk nyata adalah dengan membersihkan sampah di sepanjang aliran sungai. Sebagai rangkaian kegiatan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2019 mengangkat tema “Biru Langitku Hijau Bumiku” dan Gerakan Bebas Sampah Plastik, berkolaborasi dengan masyarakat sekitar, komunitas, pemerintah, dunia usaha dan para generasi muda, serta membidik Rekor Nasional MURI dari aspek jumlah komunitas yang terlibat dan panjang sungai yang dibersihkan.

Atas inisiatif Gubernur Jakarta pada tahun 1989, Wiyogo Atmodarminto, pemerintah bekerja sama dengan beberapa elemen masyarakat, MenLHK, universitas, mencetuskan Gerakan Ciliwung Bersih (GCB). “Gerakan Komunitas Ciliwung sudah berorientasi ke depan dengan mengadopsi isu adaptasi dsn mitigasi perubahan iklim yang merupakan masalah sehari-hari, contoh nya cepat tanggap darurat bencana alam.” Jelas MenLHK dalam sambutan pembukaan.

Ada sekitar 31 komunitas yang aktif dalam memperbaiki lingkungan sungai Ciliwung. Diantara tokoh komunitas, ada Abah Jatnika yang fasih menjelaskan CO2 dan O2 yang di serap dari pohon bambu, Kang Dayat dan Bang Usman Firdaus yang menguasai edukasi dan aktifitas SAR Sungai Ciliwung, Bang Sarmili dan Haji Royani yang peduli masalah sampah, dan masih banyak komunitas lain yang peduli dan fokus pada isu-isu lingkungan dan sosial. Karena jumlah limbah rumah, sampah, limbah industri, pencemaran yang masuk ke Sungai Ciliwung sebesar 54,4 ton BOD perhari.

“Dimanapun kita berada mari kita mulai dengan hal sederhana untuk berkontribusi mewujudkan keberlanjutan kehidupan di bumi ini, dengan Ciliwung yang bersih, indah.” Ucap Dirjen PPKL, M.R. Karliansyah. Kementrian Lingkungan Hidup bekerja sama dengan komunitas telah mengkombinasikan konsep restorasi riparian dengan upaya penurunan limbah domestik dan menjadikan lokasi tersebut sebagai tempat edukasi berbasis ekoriparian.

“Saya berharap champion-champion pengelolaan sungai berbasis masyarakat yang lahir dari tempaan Sungai Ciliwung ini akan menjadi virus kebaikan untuk memperbaiki kualitas sungai di seluruh Indonesia.” Ungkap MenLHK. Turut hadir dalam acara tersebut, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, Bupati dan Walikota Bogor, Walikota Depok, Direktur PT. PJB Iwan Agung Firstantara, Komunitas Peduli Ciliwung, masyarakat sepanjang DAS Ciliwung, Gerakan Pramuka, Dirjen PPKL, para pegawai MenLHK, serta Pemerintah Daerah.

(Reymond)