Rizal Ramli Memenuhi Panggilan Penyidik Polda Metro Jaya, yang Dilaporkan Partai Nasdem

PWRIonline.com

Jakarta – Mantan  Menko Kemaritiman Rizal Ramli memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya . Rizal Ramli tiba sekitar pukul 11.00 WIB dengan didampingi sejumlah kuasa hukumnya, Rabu (24/10/2018).

Kedatangan Rizal Ramli untuk menjalani pemeriksaan sebagai terlapor dalam kasus yang dilaporkan Partai Nasional Demorkat (Nasdem) yang diwakili Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan HAM Partai Nasdem Taufik Basari dan sejumlah kader Nasdem.

Rizal Ramli mengatakan , jadi kawan-kawan kami bersama teman-teman lawyer sebetulnya yang mau datang banyak sekali karena total ada 1.520 lawyer yang komit membantu kami secara pro bono (pelayanan hukum untuk kepentingan umum) dan gratis,” ujar Rizal Ramli.

Disaat menanggapi laporan itu, Rizal Ramli mengakui tidak berniat merusak nama baik siapa pun melalui ungkapannya di media Rizal Ramli,  kami hari ini memenuhi panggilan Polda dan saya ingin menegaskan kami tidak ada niat untuk merusak nama baik siapapun, lembaga atau orang,kata Rizal Ramli.

Lebih lanjut lagi, Rizal Ramli mengatakan, karena Rizal Ramli dari dulu selalu memperjuangkan kepentingan publik sejak saya mahasiswa, sejak saya jadi pejabat maupun tidak jadi penjabat ada satu kosistensi yg tidak pernah berhenti, Rizal Ramli memperjuangkan kepentingan publik, Rizal Ramli .

Rizal Ramli berharap, melalui klarifikasinya kepada penyidik kasus itu menjadi terang dan tak ada pihak-pihak yang merasa dikriminalisasi,Tutur Rizal Ramli.

Taufik Basari melaporkan Rizal Ramli ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada 17 September lalu. Atas dugaan penghinaan, pencemaran nama baik, dan fitnah sebagaimana dimaksud Pasal 310 ayat (1) dan 311 ayat (1) Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Ketua Bidang Hukum, Advokasi, dan HAM Partai Nasdem Taufiq Basari mengatakan, dugaan pidana tersebut merujuk  pada pernyataan Rizal Ramli yang menyebut Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak berani menegur Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita karena takut kepada Ketua Umum Nasdem Surya Paloh. Rizal Ramli disebut telah mengatakan hal itu di dua stasiun televisi pada tanggal 4 dan 6 September 2018.

Penyidik Polda Metro Jaya akan memeriksa mantan Menko Maritim Rizal Ramli, di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu (24/10).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, pemeriksaan Rizal akan dilakukan pada pukul 10.00. “Pasti (Rizal akan membawa) barang bukti. Harus ada,” kata Kombes Argo.

LP/4963/IX/2018/PMJ/Dit.Reskrimum

Laporan tersebut tercatat di SPKT Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/4963/IX/2018/PMJ/Dit.Reskrimum.

(Reymond)