Ratna Sarumpaet Akhirnya Mengakui Membuat Cerita Bohong

PWRIonline.com

Jakarta – Aktivis sosial Ratna Sarumpaet akhirnya mengakui sudah membuat cerita bohong atau Hoax soal dirinya dianiaya sejumlah orang tak dikenal hingga wajahnya babak belur. Polisi pun langsung merespon terkait kebohongan Ratna yang mendadak menghebohkan dan Viral di Media Sosial.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono memyampaikan polisi baru bisa memproses hukum terkait kasus kabar bohong alias hoax yang viral di media sosial itu bila Ratna sudah dimintai keterangan. Kan tetap harus ada berita acara (pemeriksaan). Kita tunggu saja ya,” kata Argo di Polda Metro Jaya, Rabu (3/10).

Lanjutnya Kombes Argo Meski Ratna Sarumpaet sudah mengaku berbohong dan membuat cerita karangan, polisi tetap harus memeriksa Ratna terkait kasus hoax penganiayaan yang dialami perempuan berusia 70 tahun itu.

“Kan ada laporan tentang pemberitaan bohong. Kemudian, nanti kita akan periksa berkaitan dengan laporan tersebut,” kata Kombes Argo.

Aktivis perempuan yang telah membuat heboh dimedia sosial  Ratna Sarumpaet memberi keterangan tentang kasus penganiyaannya yang tersebar ke media sosial saat konferensi pers di rumahnya, Kampung Melayu kecil bukit duri tanjakan, Jakarta, Rabu (3/10/2018).

Sebelumnya, Ratna mengaku mengalami lebam karena habis melakukan operasi sedot lemak di bagian wajah, bukan dipukul oleh orang tidak dikenal. Alasan dirinya berbohong karena bingung untuk menjelaskan ke keluarga dampak lebam-lebam setelah melakukan operasi di Rumah Sakit Khusus Bedah Bina Estetika.

Ratna mengatakan, di sana saya menjalani operasi sedot lemak, setelahnya, wajah saya memang lebam, ketika saya pulang ke rumah, saya ditanya anak-anak saya soal wajah itu. Akhirnya saya bilang dianiaya, saya hanya main-main. cerita itu juga untuk konsumsi internal, ternyata sampai ke publik,” ungkap Ratna.

Sambil menangis, Ratna Sarumpaet mengatakan kisah tersebut dibuatnya bukan untuk kepentingan politik, melainkan bahan candaan pihak keluarganya. Sekali lagi saya meminta maaf, memohon maaf. Saya tidak tahu berkutat di kebodohan ini. Saya merasa melakukan kesalahan. Saya mohon apa pun yang saya sampaikan kali ini, adalah yang berguna buat masyarakat. Saya ingin kita semua saling memaafkan, kata Ratna.

Kebohongan yang disampaika Aktivis Ratna Sarumpaet bahkan sampai ke telinga Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto.

“Setelah operasi dijalankan tanggal 21, tanggal 22 saya melihat wajah saya lebam, Ratna Sarumpaet pun bertanya ke dokter bedahnya tentang keadaan itu. Ratna Sarumpaet pun mendapat jawaban yang menenangkan. Katanya itu biasa terjadi. Ratna bilang itu biasa. Jadi apa yang saya sampai akan menyanggah ada penganiyaan,” kata Ratna.

(Herdy)