Indonesia-Selandia Baru Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Jadi Kemitraan Komprehensif Partnership

PWRIonline.com

Jakarta – Menlu RI, Retno LP Marsudi, melakukan pertemuan dengan Deputi PM/Menlu Selandia Baru, Winston Peters, dalam kerangka Joint Ministerial Commission ke-8 Indonesia-Selandia Baru, di Jakarta.Jum’at (5/10/2018).

Pada pertemuan tersebut, kedua menlu sepakat untuk meningkatkan kerja sama kedua negara ke tingkat kemitraan komprehensif (comprehensive partnership). “Tahun ini Indonesia dan Selandia Baru memperingati 60 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Kita juga meningkatkan hubungan kerja sama menjadi Kemitraan Komprehensif,” ujar Menlu Retno pada pernyataan pers bersama kedua menlu seusai pertemuan. Menlu Retno melanjutkan bahwa kedua negara akan menyusun rencana aksi untuk mengimplementasikan kerja sama tersebut.

Menlu Retno juga menyampaikan apresiasi Indonesia atas ucapan duka cita, simpati dan bantuan yang diberikan Pemerintah Selandia Baru untuk para korban dan keluarga korban bencana gempa bumi dan tsunami di Sulawesi Tengah.

“Satu pesawat Selandia Baru, C-130, telah tiba di Balikpapan, membawa bantuan antara lain generator, terpal, dan water container. Pesawat ini akan menuju Palu hari ini,” kata Menlu Retno.

Menlu Retno menekankan bahwa Selandia Baru merupakan sahabat Indonesia, utamanya di Pasifik. “Indonesia mengapresiasi konsistensi Selandia Baru dalam mendukung kedaulatan dan integritas Indonesia,” ujar Menlu Retno.

Dalam pertemuan, kedua menlu membicarakan kerja sama antara dua negara, antara lain di bidang perdagangan, investasi, dan pariwisata. Secara khusus Menlu Retno menyampaikan agar Selandia Baru dapat membuka akses lebih luas bagi produk buah tropis dan pakan ternak dari Indonesia.

Selain itu, Indonesia dan Selandia Baru juga sepakat untuk meningkatkan implementasi Commitment for Development 2017-2022, terutama di bidang energi terbarukan, pertanian, pendidikan dan penanggulangan bencana.

Isu strategis kawasan dan dunia juga menjadi perhatian kedua menlu selama pertemuan. Indonesia dan Selandia Baru memiliki komitmen kuat untuk terus memajukan perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan dan dunia.

Hal ini termasuk pengembangan konsep kerja sama Indo-Pasifik dan kerja sama di Pasifik Selatan.

Pertemuan Joint Ministerial Commission Indonesia-Selandia Baru pertama kali diadakan pada tahun 2007 di Jakarta. Selandia Baru akan menjadi tuan rumah pertemuan selanjutnya (ke-9) yang rencananya akan diselenggarakan tahun depan.

(Kemenlu/Red)